Honda Monkey Resmi Dijual

PT Astra Honda Motor (AHM) mulai pasarkan Honda Monkey di Indonesia. Motor ikonik itu, sebelumnya hanya menjadi display di dua ajang pameran otomotif, IMoS 2018 dan IIMS 2019. Melalui GIIAS 2019, motor 125 cc itu mulai dilego. Harganya Rp 65 juta on the road DKI Jakarta. Hadir dengan tiga varian warna : Banana Yellow, Pearl Nebula Red dan Pearl Shining Black.

Mengusung konsep produk Iconic-Fun Bike, Monkey dinilai memiliki ukuran bodi yang compact dan desain simpel. Meski sudah berumur 58 tahun, motor itu menggunakan teknologi modern. Panelmeter digital full LCD, pencahayaan LED, dan anak kunci dengan wave pattern motif logo Old Wing. Model itu juga menggunakan teknologi answer back system, untuk memudahkan mencari sepeda motor saat terparkir.

President Director AHM Toshiyuki Inuma mengatakan, popularitasnya terus bertahan sejak pertama kali dikenalkan pada 1961. “Dimensinya compact, bobotnya ringan, sehingga sangat menyenangkan digunakan untuk berkendara. Tampilannya didukung berbagai teknologi dan fitur modern. Kami optimis, Honda Monkey dapat memberikan daya pikat tersendiri, sekaligus menghadirkan kesenangan berkendara.”

Meski punya tubuh kecil, si Monkey punya tangki bensin berukuran 5,6 liter. Tangkinya dilengkapi emblem logo Old Wing 3D, warna krom pada sepatbor depan dan belakang, penutup knalpot, spion berbentuk bulat, serta stang tinggi, memperkuat kesan legendaris.

Jantung pacunya pakai mesin silinder tunggal horizontal 4 percepatan, SOHC, 125 cc, pendingin udara, bore x stroke sebesar 52,4 x 57,9 dengan kompresi 9,3:1. Sudah PGM-FI yang menghasilkan tenaga maksimal 6,9kW pada 7.000 rpm dan torsi sebesar 11Nm pada 5.250 rpm.

Bobotnya ringan, cuma 107kg dengan ketinggian jok 776mm dari permukaan tanah. Ground clearance dan jarak sumbu roda masing-masing 160mm dan 1.155mm. Joknya terbuat dari karet uretan kepadatan tinggi, guna memberikan kenyamanan yang maksimal.

Suspensi depan inverted telescopic, warnanya sama dengan suspensi belakang. Mengandalkan rem cakram depan berdiameter 220mm dan rem belakang berdiameter 190mm. Ditunjang ABS satu kanal dengan Inertial Measurement Unit (IMU), demi mencegah ban belakang terangkat saat pengereman mendadak. Ban berdiameter 12 inci dengan pola block, depan berukuran 120/80 dan belakang 130/80.

Executive Vice President Director AHM Johannes Loman mengatakan, semakin berkembangnya komunitas pecinta sepeda motor, menjadikan berkendara sebagai bagian dari gaya hidup. Honda Monkey menjadi salah satu kebanggaan untuk mereka.

“Kami berupaya untuk terus berinovasi dalam memberikan beragam pilihan sepeda motor sesuai gaya hidup konsumen. Kehadiran Honda Monkey tentunya menjadi pilihan bagi utama bagi pengendara yang suka motor berdesain lawas,” ujar Johannes Loman di BSD, Tangerang Selatan 
(oto.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *